Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

Yeh jawaani hai deewani, Ketika cinta tak menginginkan cinta



Ini adalah film lama yang dirilis tahun 2013, tapi baru auk tonton baru-baru ini *ehem auk awalnya ga suka film india, meskipun 3idiots masih film terbaik yang pernah auk tonton, tapi yeh jawani ternyata sangat berkesan buat mimin, yang akhirnya mimin membuat kesimpulan bahwa film india adalah film dengan penekanan pada sisi psikologi setiap karakternya, itu yang bikin mimin suka dengan film bollywood akhir-akhir ini.Dimulai dengan ketidak sengajaan naina bertemu aditi di swalayan yang merupakan teman lama mereka, dan berlanjut dengan keikutsertaan naina untuk liburan bareng aditi and the gank yaitu avi dan bunny. Panjat gunung, liburan bareng teman-teman, pergi ke tempat asing tanpa orang tua adalah hal biasa bagi aditi cs tapi tidak bagi naina yang anak rumahan, yang menghabiskan waktunya di rumah hanya untuk belajar, ini adalah peristiwa baru yang menegangkan dimana dia harus pergi ijin ortu nya untuk mencoba hal yang baru. Dan bunny, bad boy yang suka travelling dan tahu apa yang diinginkan dalam hidupnya, bercita-cita ingin melihat setiap sudut dunia, panjat gunung,camping adalah hidupnya, sekalipun harus bekerja sampingan untuk bisa melakukan hobi nya tersebut bunny tetaplah bunny, inilah kehidupannya, uang dicari untuk dibelanjakan bukan hanya untuk disimpan.Dan setelah 8tahun kemudian, di pernikahan aditi, takdir mempertemukan mereka kembali. Saat Bunny telah mendapatkan mimpinya dan mulai lelah berlari mengelilingi dunia, Naina yang semakin matang yang justru telah memahami kehidupan dan tentunya dia tak mengharapkan bunny walau sulit melupakan (first love never dies, dear), seperti wanita lainnya naina mengikuti irama hidupnya.Lalu apa yang membuat ketertarikan dari dua tokok utama ini? perbedaan mereka yang melengkapi kelemahan mereka.Bunny yang suka menggoda cewek yang seringkali bikin illfeel tapi caranya menatap naina dan bersikap padanya sungguh berbeda, dan dibalik ketidakpeduliannya ternyata seorang bunny masih mengingat naina ketika masih di jaman sekolah dulu.dan Naina yang telah mentasbihkan dirinya adalah orang yang membosankan dan sulit berteman lebih senang menyendiri, belajar adalah hidupnya dia ingin menjadi yang terbaik, bukankah hal yang wajar naina menukar kesenangan masa muda nya untuk menjadi yang terbaik tapi sebaik-baiknya pilihan naina dia tetap ingin menjadi sewajarnya anak muda. Dan bunny seperti oase dalam hidup naina, mengerti dirinya, mengerti kekhawatirannya, dan di dalam film pun diperlihatkan bahwa naina memang menyukai bunny tapi sayang nya bad bunny digambarkan samar-samar perasaannya pada naina seperti, tidak mungkin tidak ada perasaan kala itu tapi mungkin tidak seperti yang naina rasakan. Dan apa yang terjadi pada hari itu di manali, naina memutuskan bahwa itu ada cerita cinta yang harus di pupuskan karen seorang bunny akan mengejar mimpinya dan naina akan menetap di rumah nyamannya untuk menjadi dokter yang mapan.Lalu apa yang terjadi... Seorang bunny baru menyadari bahwa dia tak bisa jauh dari naina dan menyadari bahwa dia pun juga bisa mendapatkan cinta, seperti kata aditi "hidupku sudah baik tapi dengannya aku juga dapat berbahagia seperti yang lainnya" *hemm bukankanh kita tidak bisa hidup sendiri selamanya?Lalu apa yang berkesan???merasakan cinta, memendam cinta, melupakan cinta dan menumbuhkan kembali cinta, seperti naina yang merasakan itu semua dan perempuan lain di dunia.mimpi dan perjuangan menjadi biasa saja ketika kita tak mampu membagi kebahagiaannya, apa yang kurang dari usaha bunny? mungkin dia hanya kurang memperhatikan orang-orang yang menyayanginya hingga semaksimal apapun dia menggunakan waktu, tetap ada moment terlewatkan dalam hidup.nikmati saja, hari ini tak terulang kembali









  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar